KEPALA DINAS SOSIAL PROVINSI SULSEL

Dr. H. Ilham A. Gazaling, M.Si

Profil

Hari Pertama Kerja, Dinsos SulSel Gelar Halal Bi Halal

Kamis 21 Jun 2018 - 0
Post
Pelaksanaan Idul Fitri menjadi momen bagi umat Islam kembali ke fitrahnya, kembali bersih, suci lahir dan batin. Untuk itu, momen ini juga menjadi ajang untuk saling memaafkan antara satu dengan lain. Tidak terkecuali di lingkungan kerja. Dimana, sering ada kesalahpahaman yang terkadang berujung pada perselisihan. Untuk itu, Dinas Sosial Provinsi Sulsel, di hari pertama kerja usai cuti lebaran Kamis (21/6/2018) menggelar acara halal bi halal. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Muawanah Sosial dihadiri oleh seluruh pejabat dan staf lingkup Dinsos Sulsel.Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Ilham A Gazaling mengatakan, selama sebulan penuh di Ramadan, telah banyak Amaliah Ramadan yang dilakukan untuk mengejar pahala. Namun, hal itu belum lengkap jika tidak saling memaafkan antar sesama. Terlebih, menurut Ilham, dalam pelaksanaan tugas-tugas di Dinas Sosial Provinsi Sulsel tidak menutup kemungkinan ada perselisihan yang muncul karena kesalahpahaman. “Melalui momen ini, bisa menjadi ajang silaturahmi sekaligus saling memaafkan jika selama ini ada kesalahpahaman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” katanya. Lebih lanjut, Ilham berharap, dengan adanya kegiatan ini hubungan emosional antar pegawai di Dinas Sosial Provinsi Sulsel dapat lebih erat. Sehingga, tugas utama Dinas Sosial selaku leading sector penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dapat dilakukan lebih optimal. “Semoga selain menjadi ajang bakti bagi negara dan masyarakat. Tugas-tugas yang bapak ibu lakukan juga bisa menjadi ladang pahala bagi kita semua,” katanya. Sementara, Ustadz Ashar Tamanggong yang membawakan hikmah halal bi halal menyampaikan sepanjang Ramadan ada banyak amalan yang dilaksanakan secara massif. Untuk itu, selesai Ramadan hendaknya bisa diteruskan, meskipun tidak serutin di Ramadan. “Di Ramadan itu kita ibarat lari kencang, kalau sudah lari jangan langsung duduk. Di Ramadan Dhuha, sekarang juga, di Ramadan Tahajjud sekarang juga tetap tahajjud,” jelasnya. Ashar juga menjelaskan, salah satu hikmah Idul Fitri adalah semua orang memiliki rasa bersalah. Sehingga, bisa kita lihat di semua media sosial orang berlomba-lomba meminta maaf. “Semangat ini yang harus kita pelihara, sehingga hubungan antar sesama dapat kita jaga dengan baik.

Bagikan Berita Ini

KOMENTAR