KEPALA DINAS SOSIAL PROVINSI SULSEL

Dr. H. Ilham A. Gazaling, M.Si

Profil

Penanganan Bencana Banjir di Kab. Pinrang

Rabu 20 Apr 2016 - 0
Post

Lokasi bencana merupakan pemukiman penduduk yang pada umumnya bermata pencaharian sebagai petani. Dari aspek topologi Desa Sipatuo Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang berada di daerah kerendahan dan tingkat curah hujan yang cukup tinggi dari tahun ke tahun. Puncak musim penghujan di Kabupaten Pinrang pada umumnya terjadi antara bulan Desember hingga bulan April, demikian pula halnya di Desa Sipatuo dan sekitarnya.

Tingginya curah hujan di bulan april 2016 menyebabkan naiknya debit air di sungai Saddang. Hal ini terjadi akibat aliran air dari hulu cukup besar yaitu (dari Kabupaten Tana Toraja dan Enrekang) dan tidak dapat lagi tertampung secara keseluruhan, sehingga air meluap dan menggenangi pemukiman penduduk yang berada Desa Sipatuo dan khususnya di Dusun Barombong. Selain menggenangi pemukiman penduduk, air juga menggenangi area persawahan penduduk seluas  258 Ha, hal ini berdampak buruk terhadap masyarakat karena banyak di antaranya yang akhirnya gagal panen.

Banjir yang terjadi di Desa Sipatuo dengan ketinggian air yang mencapai ± 2 m menyebabkan lumpuhnya aktifitas warga masyarakat (terisolasi) dan memerlukan penanganan sedini mungkin. Olehnya itu, Pemerintah Kabupaten Pinrang langsung menerjunkan personil Tim Reaksi Cepat untuk melakukan assesment selanjutnya tindakan lanjutan dengan menurunkan bantuan logistik berupa sandang, pangan dan kebutuhan lainnya. Di samping itu, Tim Logistik Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 9 orang juga bergerak menuju Pinrang dalam rangka menurunkan bantuan logistik lanjutan berupa Terpal, matras, selimut, pakaian seragam sekolah, baju kaos, celana panjang, paket ibu hamil dan bayi, dll. Bantuan tersebut di terima langsung oleh Camat Patampanua Kent Mukti yang di dampingi oleh Kepala Desa Sipatuo, Kapolsek Patampanua dan Danramil.

Dalam penanganan bencana Banjir di Desa Sipatuo Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang, ditemukan kendala berupa pengumpulan data korban yang disebabkan oleh sulitnya petugas assessment mendapatkan data yang akurat dalam waktu yang singkat karena akses menuju lokasi yang terputus dan juga keterbatasan peralatan berupa perahu untuk menjangkau semua lokasi yang terkena banjir. Selain itu, distribusi bantuan juga mengalami kendala karena faktor yang sama.

Meskipun demikian, kesigapan anggota Tim Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dan berkat kerja sama dengan pemerintah setempat, kesulitan dalam hal pendataan dapat teratasi. Di samping itu, pendistribusian logistik untuk korban bencana dilaksanakan di Kantor Desa Sipatuo Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemulihan Sosial H. Muhammad Hasbi, S.Sos dan diterima oleh Camat Patampanua Bapak Kent Mukti bersama Kapolsek dan Danramil didampingi oleh Plh Kadis Sosbudpar Kabupaten pinrang Drs. H. Basri, M.Si. Bantuan yang diserahkan berupa sandang, pangan dan lain-lain.

Bagikan Berita Ini

KOMENTAR